Break the Clouds

We are flying, breaking the clouds

.

Dulu saat kami masih gemar mengompol di kasur kala tidur, aku dan Vernon sering menghabiskan waktu dengan berdebat tentang siapa yang punya mainan paling keren dan hebat. Aku tak mau kalah, tapi Vernon memang ditakdirkan memiliki semua mainan keren yang tidak bisa kumiliki. Termasuk helikopter canggih yang bisa terbang tinggi menembus awan.

Walau dia mengejekku karena tak punya mainan yang bisa menyaingi kepunyaannya, bocah itu tak pernah keberatan meminjamkannya padaku beberapa kali. Pernah sekali waktu mainannya rusak karena meyangkut di pohon, lalu terjun bebas ke tanah akibat aku tidak becus mengarahkan benda itu. Dia mengacuhkanku selama seminggu. Aku tak banyak peduli, meski sedikit menyesal.

Tapi coba tebak siapa yang mendekatiku duluan setelah seminggu berlalu? Ya, dia.

Mengingat masa lalu membawaku pada situasi sekarang. Vernon masih jadi orang terkeren meski kami sudah tidak mengompol lagi dan menjadi dua pria dewasa. Pertemuan kami terjadi di gedung tempatnya bekerja, saat aku hendak menyerahkan berkas antara perusahanku dan dia. Saat itu, sesuai rencana, aku juga ditugaskan untuk ikut dengannya meliput parade besar di kota melalui jalur udara dan Vernon menjadi pilot heli yang kutumpangi.

“Bukankah lucu, dulu kita hanya bisa memainkan benda ini,” kataku setelah benda dengan baling-baling besar itu lepas landas. “Dan bertengkar karena ini juga.”

“Mau dengar cerita lebih lucu?” Dia diam sejenak. “Sebenarnya aku tidak tahu caranya menerbangkan helikopter sungguhan.”

Mataku melotot.

Dia hanya tersenyum.

.

 

Advertisements

7 thoughts on “Break the Clouds

  1. YA TUHAN VERNON ITU NGGAK LUCU MAS TAPI AKU KETAWA GIMANA DONG 😦
    Kak is this supposed to be dark humor atau aku aja yang selera humornya ngehe? Vernon tuh nggak bisa nerbangin helikopter tapi tetep megang kendali maunya apa sih kalo jatuh bubar cerita dong.
    Anw aku suka sekali ceritanya, as always kak tita selalu konsisten yha, ngebawain cerita secara ringan, nggak bertele-tele, tapi tetep menarik buat dibaca. Nice one, Kak! Keep writing :3

    1. To be very honest, ini sebenernya emang kumaksudkan bikin dark humor, Ran… enggak kok, selera humor kamu gak ngehe!! 😄 soalnya aku tuh pengin coba genre baru gitu. Pengin bgt keluar comfort zone tp selalu fail huhu

      Anw makasih udah baca raniii!! ♥

  2. Jadi….vernon mau bunuh diri apa bunuhin penumpangnya…..krik

    nice fic titaaaa 💙 keep writing, kangen baca tulisan2 kece yang bertebaran di blog, termasuk punya kamu :”””

    1. Vernon kayanya punya dendam sama temennya masalah helikopter yg rusak dulu, jd mungkin mau bunuh penumpangnya, kak! Ahahaha :’) aku juga kangen baca fic kece karena rata2 penulis favku masih hiatus huhu untung kakippo masih update :”)

      Makasih udah baca kak!

      1. Vernon dari pada maen dendam dendaman belajar gendam aja sini yuuu/salah/

        wkwkwkkw coret aja namaku ta 😄 update-anku juga ga jelas semua…krik

        sama-sama tita, keep writing 💛

  3. KAK TITAAAA. Entah sejak kapan tulisan kak tita tuh selalu mengandung plot yang membuatku, anjiiiir, maksudnya apa!?!? Terus pembawaannya makin enak, dan aku gak expect dibawa ke ending macam itu, so it was a nice conversation!

    Anyway, aku ada koreksi dikit nih kak, kata “mengacuhkanku” itu artinya dipedulikan (CMIIW), jadi kurang kata tidak?

    Keep making something awesome kak ❤❤❤

    1. SHEERR!! Aku kira plotnya gampang ketebak loohh, jadi kutakut endingnya bakalan garing… tapi kusenang ternyata berhasil heeehee ((ketawa jahat))
      Ah! Iya udah lama ga nulis sempet kagok sama kata ‘mengacuhkan’ itu. Huft makasih koreksinyaa :))
      Makasih juga udah baca sheerrr! Kamu juga nulis sesuatu yg keren terus yaaa! ♥♥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s